0 Comments

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan istilah buta warna. Salah satu jenis gangguan penglihatan ini membuat penderitanya kesulitan untuk mengenali, mengidentifikasi, dan membedakan warna pada suatu objek. Kebanyakan kasus ini disebabkan oleh faktor genetik. Namun, ada juga faktor yang lain seperti kecelakaan dan pengaruh zat kimia.

Tetapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis dari buta warna? Jenis-jenis tersebut dikategorikan berdasarkan warna apa yang tidak dapat dilihat serta warna apa yang hanya bisa dilihat. Hal itu dikarenakan adanya kerusakan atau tidak bekerjanya sel-sel kerucut warna pada sistem penglihatan. Berikut ini adalah beberapa jenis buta warna yang perlu Anda ketahui.

Jenis-Jenis Buta Warna

  1. Deuteranomalia

Deuteranomalia adalah jenis buta warna yang paling sering dialami oleh kebanyakan penderita buta warna. Ada sekitar 4,6% pria menderita jenis buta warna ini. Penderita akan kesulitan untuk membedakan warna merah dan hijau. Hal ini disebabkan karena tidak adanya sel kerucut hijau yang bekerja sehingga ketika melihat warna hijau, mereka akan melihat warna krem.

  1. Protanopia

Ada sekitar 1% yang mengalami buta warna jenis protanopia. Penderita biasanya akan kesulitan untuk membedakan warna merah dan kuning. Mereka akan melihat warna merah seperti warna hitam dan kuning, serta ketika melihat warna orange dan hijau akan terlihat seperti warna kuning. Penyebab dari gangguan ini adalah tidak bekerjanya sel kerucut warna merah.

  1. Tritananopia

Tritananopia adalah kondisi ketika penderitanya akan dominan melihat warna merah dan hijau. Penyebab gangguan ini adalah karena sel-sel kerucut warna biru tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, penderita tritananopia akan melihat warna biru sebagai warna hijau dan melihat warna kuning sebagai warna ungu atau abu-abu.

  1. Rod Monochromacy atau Achromatopsial

Penderita gangguan ini bisa dikatakan cukup langka di masyarakat. Mungkin hanya 0.00003% saja kemungkinan seseorang terkena achromatopsial. Penderita akan merasa terganggu dengan lingkungan yang terdapat banyak cahaya. Hal ini dikarenakan seluruh sel-sel kerucut tidak mempunyai photopigmenrs fungsional.

  1. Buta warna total

Penderita buta warna total hanya akan dapat mengidentifikasi satu warna saja. Biasanya warna tersebut hanya hitam dan putih. Yang bisa ditangkap oleh penderita buta warna total adalah intensitas gelap terang dari sebuah objek. Di luar hal itu, mereka tidak dapat mengenali warna yang lainnya. Selain hanya dapat melihat warna hitam putih saja, ada juga penderita yang hanya bisa melihat satu warna saja seperti merah atau kuning saja.

Itulah beberapa jenis dari buta warna yang sering dialami oleh beberapa orang. Meski sudah diidentifikasi jenis buta warna yang dialami, sampai saat ini masih belum ditemukan obat untuk menyembuhkan buta warna. Yang bisa dilakukan hanyalah membantu penderita buta warna untuk mengenali warna dan mengantisipasi sesuatu yang memerlukan identifikasi warna seperti lampu lalu lintas.